Sabtu, 25 Maret 2017

Butuh Pinjaman Dana Tunai? Ikuti Tips ini!



Kebutuhan akan hunian yang nyaman dan istirahat yang berkualitas, mendorong masyarakat untuk memiliki rumah sendiri. Terlebih harga rumah sekarang ini semakin terjangkau dan murah. Untuk mempunyai rumah seseorang melakukan berbagai usaha diantaranya, menabung dulu dan ada pula yang mengajukan pinjaman dana tunai

Saat ini banyak masyarakat yang mengajukan pinjaman dana untuk pembelian rumah. Walaupun sudah terdapat layanan khusus yakni KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Tetap saja, pinjaman dana tunai yang berupa kredit dengan agunan lebih dipilih oleh masyarakat. Padahal dananya sama-sama dialokasikan untuk hunian nyaman. Lantas sebenarnya apa sih perbedaan kedua produk keuangan ini? inilah kejelasannya!
KPR
·         Jika menggunakan KPR kamu akan mudah dalam memiliki rumah. Pembayaran rumah bisa dengan cara diangsur dengan jumlah yang ringan. Jangka waktu cicilan panjang yang menjadikan cicilannya murah itu.
·         Tenor yang panjang memberikan kuntungan bagi para nasabahnya, terutama tentang nilai suku bunga. Kebanyakan bank yang menyediakan KPR yang berupa pinjaman dana tunai memberikan suku bunga tetap pada rentang waktu tertentu.
·         Memudahkan nasabah dalam mengatur keuangannya karena cicilannya ringan yang tidak melebih setengah gaji. Sehingga takkan mengalami kesulitan keuangan meski sedang mencicil rumah.
Kredit Dengan Agunan
·         Adapun keuntungan yang didapat masyarakat dari pinjaman dana tunai melalui kredit dengan agunan untuk membeli rumah adalah suku bunganya lebih rendah dari KPR. Selain itu, jangka waktunya bisa lebih panjang dan disesuaikan kebutuhan. Cicilannya pun akan semakin ringan, sehingga pengaturan uang menjadi lebih baik.
·         Rata-rata bank menawarkan program kepada nasabah untuk melunasi dana pinjaman lebih cepat dari kesepakatan sebelumnya dan bunganya tidak dihitung. Maka, pihak bank akan mendapatkan untung lebih besar dari pinjaman dana tunai dengan agunan ini.
·         Biasanya mempunyai syarat pinjaman yang cukup berbelit. Tak hanya itu, jika tidak bisa membayar cicilan atau terjadi kredit macet memungkinkan jaminan yang merupakan syarat pinjaman disita oleh bank.
Baik itu KPR atau pinjaman dana tunai dengan agunan, Anda harus membayarnya. Oleh karena itu, pikirkan secara bijak dan pastikan Anda memiliki uang lebih setiap bulannya.

0 komentar:

Poskan Komentar